Kebenaran Al-Quran tentang Sidik jari

5:41:00 am

[Kebenaran Al-Quran tentang Sidik Jari Terungkap]
Jika kita perhatikan dengan teliti, di ujung jemari tangan kita terdapat tiga jenis garis, yaitu garis melengkung, garis melingkar dan garis meliuk-liuk atau garis kompleks karena terdiri dari beragam bentuk garis.
Selain itu, ternyata masih banyak fakta-fakta tentang sidik jari lainnya,
1. Pembentukan sidik jari bukan dimulai ketika bayi sudah lahir Namun dimulai ketika janin dalam kandungan berusia empat bulan.
2. Sidik jari itu tetap dan tak mungkin berubah sepanjang hidup, kecuali terjadi luka gores atau sayatan yang parah.
3. Sidik jari antar tiap manusia tidak mungkin sama, meskipun itu saudara kembar.
4. Ada beberapa kemiripan bentuk namun tidak persis sama.
Terlepas dari semua itu, sejak diturunkan pada abad ke-7 Masehi, Al-quran sudah menjelaskan bahwa sidik jari merupakan bagian penting sebagai tanda pengenal seseorang.
Firman Allah Subhanahu Wa Ta'ala,
ﺃَﻳَﺤْﺴَﺐُ ﺍﻹﻧْﺴَﺎﻥُ ﺃَﻟَّﻦْ ﻧَﺠْﻤَﻊَ ﻋِﻈَﺎﻣَﻪُ ‏( ٣ ‏) ﺑَﻠَﻰ ﻗَﺎﺩِﺭِﻳﻦَ ﻋَﻠَﻰ ﺃَﻥْ ﻧُﺴَﻮِّﻱَ ﺑَﻨَﺎﻧَﻪُ
"Apakah manusia mengira bahwa Kami tidak akan mengumpulkan (kembali) tulang-belulangnya? Ya, bahkan Kami mampu menyusun (kembali) ujung jari-jarinya dengan sempurna." (QS. Al Qiyamah : 3 - 4)
Dalam surat Al-Qiyamah ayat 3-4 menjelaskan bagaimana mudahnya Allah subhanahu wa ta’ala menghidupkan kembali manusia setelah kematiannya. Ayat ini juga menekankan tentang sidik jari dan membuatnya menjadi sebuah kajian penting bagi Islam.
Fakta tentang sidik jari ini baru ditemukan di akhir abad ke-19. Sebelumnya, orang menghargai sidik jari sebagai lengkungan-lengkungan biasa tanpa makna khusus. Namun dalam Al Qur'an, Allah merujuk kepada sidik jari, yang sedikitpun tak menarik perhatian orang waktu itu, dan mengarahkan perhatian kita pada arti penting sidik jari, yang baru mampu dipahami di zaman sekarang.
Masya Allah, inilah bukti kebenaran Al Qur'an mencakup ilmu pengetahuan sepanjang masa. Dengan kata lain Al Qur'an adalah bukti tertulis otentik yang bisa dijadikan sebagai rujukan ilmiah dalam mengupas masalah teknologi di zaman sekarang.
[Kabarmakkah.com]

Artikel Terkait

Previous
Next Post »